Skip to main content

KENAPA UPIN IPIN SUDAH TIDAK MENARIK

Alasan Upin dan Ipin dulu lebih baik  

Upin & Ipin (TV Series 2007- ) - Poster — The Movie Database (TMDB)
    Upin ipin, mengisahkan tentang cerita Upin Ipin dan teman temannya dalam kampung durian runtuh, Upin Ipin tayang pertama kali pada tahun 2007 14 september oleh Les Copaque di TV9, MNCTV, RTM2, dan KIDS TV. Sebagai film yang dibuat untuk audiens anak anak, Upin ipin berhasil untuk menarik perhatian tidak hanya untuk audiens dengan usia lebih muda, namun juga berhasil untuk menarik audiens yang sudah berumur seperti remaja, dan orang tua.

    Seiring berkembangnya zaman, bergantinya tahun, Upin Ipin juga kian berganti, baik dari grafis maupun segi cerita ataupun pergantian sifat karakter, yang sudah seharusnya lazim pada series series lain yang sudah berumur setua Upin dan Ipin, namun hal yang serial Upin Ipin gagal dalam melakukan ialah menolak perkembangan karakter, dan target audiens yang sekarang dominan kepana audiens berusia muda, hal ini terjadi karena pilihan efek kartunisasi extreme yang dipilih Les Copaque, seperti grafis yang menjadi terlalu cerah dan berwarna, facial fea

tures yang dilebih lebihkan, pergantian sifat karakter, komedi yang dipaksakan, dan overall menghilangkan vibes anak dari desanya, yang mana adalah hal bagus bagi target audiens muda yang suka warna cerah dan karakter "imut", namun bagi audiens yang sudah lebih berumur, mungkin sudah tidak menyukai Upin Ipin sekarang dibanding Upin Ipin dulu yang lebih sederhana, dengan color palette yang lebih mute dan gelap, karakter yang memiliki charm mereka sendiri, ekspresi simple namun efektif, komedi sedikit namun berhasil, character development yang jelas dan Upin Ipin sebagai keseluruhan yang sangat berbeda.

    Namun bagaimanapun Upin Ipin adalah serial yang sudah menemani banyak dari kita anak 2000an, walau serialnya kian berganti kita harus tetap besyukur serial ini pernah ada, dan harus menghargai keputusan Les Copaque, for the better or worse.

Sumber: saya sendiri.

Comments